Sabtu, 20 Mei 2017

Bingung I

Aku bingung. Ya aku bingung. Bingung mau jadi apa, bingung sama dunia ini, bingung sama pemikiran orang dewasa. Ada yang bilang orang dewasapun bisa kekanakan dan anak anak bisa bersikap dewasa. Tapi yang aku lihat sekarang mereka bertingkah seperti anak anak yang saling mengejek nama orang tua. Dan ketika mereka bersalah mereka tersenyum, seakan tak ada rasa menyesal. Aku kadang ketawa sendiri. Kita sukanya marah marah sama pemimpin padahal kita sendiri yang salah. Kita ambil dari contoh terdekat, keluarga. Orang tua memberikan anaknya smartphone pada saat mereka masih kecil, dan mereka marah marah sama pemerintah karena di smartphone terdapat konten yang tidak pantas untuk mereka gunakan untuk anak anak. Padahal orang tualah yang bertanggung jawab atas itu semua, pemerintah hanya memberi bantuan pada orang tua. Pemerintah bukan tuhan, mereka nggak mungkin ngawasin anak satu persatu. Jangan jangan besok kalau ada anaknya bajunya kotor ada orang tua lapor terus dengan terpaksa pemerintah minta sponsor Rins*. Pendidikan, hal yang paling mendasar dalam membentuk masa depan anak. Tapi sistem pendidikan di Indonesia masih ribet, dan sekarang indonesia mulai berkembang dengan mengutamakan kejujuran. Tapi yang ada kebohongan itu makin besar. Mereka berlomba lomba TERLIHAT jujur di depan publik. Sekolah integritaslah. Mau tahu alasan murid mencontek? Mereka butuh nilai yang bagus agar terlihat baik dan membanggakan orang tua. Jika nilai mereka buruk mereka akan ditekan dari berbagai pihak. Mereka tidak mau dicap sebagai anak bodoh. Mereka tidak punya kebebasan, mereka bahkan nggak tahu arti kata bebas sesungguhnya. Yang mereka tahu hidup monoton, masuk sebagai anak yang baik, lulusan sekolah favorit, menjadi Sarjana Ekonomi atau lainnya atau bahkan masuk ke sekolah ikatan dinas.
Anak anak jaman sekarang menjadi takut resiko, takut gagal, karena hidup yang terlalu teratur. Mereka terlalu dibatasi untuk berkarya. Contohnya, aku sendiri lagi gunting gunting kertas sisa dan dimarahin. Padahal aku punya bayangan untuk buat sesuatu, itu aja udah menghancurkan kreativitas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar